12 Negara Terburuk Untuk Perlindungan Hak Properti

Implementasi Hak Milik yang Sehat Mendorong Stabilitas Ekonomi Bangsa

Implementasi Hak Milik yang Sehat Mendorong Stabilitas Ekonomi Bangsa

Di dunia sekarang ini, para cendekiawan berpartisipasi dalam percakapan dan debat seputar topik yang bervariasi mengenai keberadaan negara maju dan terbelakang dan alasan mengapa perbedaan ekonomi ini terjadi. Beberapa peneliti menunjuk pada sejarah, politik, dan kesetaraan perempuan, sementara yang lain menyoroti kekerasan struktural dan kebijakan publik. Topik-topik tertentu, bisa dikatakan, telah menjadi terminologi yang hampir umum, dan mudah untuk mencantumkannya sebagai sarana untuk menjelaskan perbedaan mencolok di antara standar hidup. Namun, satu masalah, yang sering diabaikan dan bisa dibilang salah satu yang paling penting untuk dipertimbangkan, adalah hak milik. Hak milik, ketika didefinisikan dengan baik dan ditegakkan oleh pemerintah, memungkinkan individu-individu swasta untuk mendikte bagaimana memanfaatkan sumber daya mereka. Memiliki saham dalam keputusan ini mengarahkan pemilik properti untuk mempertimbangkan dengan cermat analisis biaya-manfaat penggunaan lahan. Para ekonom mengklaim bahwa proses ini kemudian menghasilkan hasil yang efisien, atau dikenal sebagai standar hidup yang lebih tinggi. Artikel ini akan membahas negara-negara dengan beberapa perlindungan hak milik yang paling tidak efektif.

Negara Dengan Perlindungan Hak Properti Paling Sedikit

CPIA atau Penilaian Kebijakan dan Kelembagaan Negara memperkirakan bagaimana kualitas kebijakan dan lembaga negara mendukung pembangunan ekonomi. CPIA menyediakan sistem peringkat 1 sampai 6 yang menilai sejauh mana negara secara efektif menghormati hak milik dan kontrak. Tiga analisis dari tiga faktor menentukan peringkat: keberadaan kerangka hukum hak milik dan kontrak, kualitas sistem hukum dan peradilan negara, dan kejahatan dan kekerasan karena mempengaruhi keselamatan warga dan aktivitas ekonomi. Pada skala peringkat ini, 1 mewakili hak properti dan kontrak terburuk, yang berarti bahwa hak hampir tidak diakui baik secara formal maupun informal, dan peringkat 6 mewakili yang terbaik, yang berarti bahwa hak tersebut transparan, terlindungi dengan baik, dan terus berlanjut. memperbaiki. Pada daftar dua belas negara dengan peraturan hak properti terburuk, negara-negara dengan peringkat terendah (1,5) adalah Sudan Selatan , Republik Afrika Tengah , dan Afghanistan. Sembilan negara yang tersisa semuanya diberi peringkat 2 poin. Ini adalah Haiti , Timor Timur, Zimbabwe , Sudan , Papua Nugini , Guinea , Yaman , Guinea-Bissau, dan DR Kongo . A 2 pada skala peringkat berarti bahwa pemerintah belum memberikan kerangka kerja untuk mendefinisikan hak milik secara jelas dan bahwa warga negara bergantung pada sistem informal yang dimanipulasi oleh pejabat pemerintah tanpa peringatan.

Perlunya Regulasi Hak Milik

Mengingat pentingnya hak milik bagi pertumbuhan ekonomi, tidak mengherankan bahwa negara-negara dengan peraturan yang paling tidak stabil ditemukan di seluruh dunia berkembang. Pengaturan hak milik yang jelas memiliki korelasi langsung dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita. Negara-negara dengan perlindungan properti terbaik menikmati PDB dua kali lebih tinggi dari negara-negara di ujung bawah skala peringkat. Tidak hanya hak milik dan pembangunan yang terkait, tetapi tidak adanya peraturan yang menghilangkan hak individu dan keluarga untuk menggunakan tanah yang mereka anggap paling menguntungkan dan hak mereka untuk memperdagangkan atau menjual properti secara sukarela. Buktinya jelas. Perlindungan properti, mengejar kepentingan pribadi (bila tidak melanggar hak orang lain), dan peningkatan peluang perdagangan memberi negara peluang terbaik untuk pembangunan ekonomi.

12 Negara Dengan Peraturan Hak Properti Terburuk

Pangkat

Negara

Skor Hak Properti CPIA, 1=Terburuk, 6=Terbaik

1

Sudan Selatan

1.5

2

Republik Afrika Tengah

1.5

3

Afganistan

1.5

4

Haiti

2.0

5

Timor Timur

2.0

6

zimbabwe

2.0

7

Sudan

2.0

8

Papua Nugini

2.0

9

Guinea

2.0

10

Yaman

2.0

11

Guinea-Bissau

2.0

12

DR Kongo

2.0

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. 12 Negara Terburuk Untuk Perlindungan Hak Properti

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti