Apa Itu Apollo 1?

Lencana misi dari penerbangan luar angkasa Apollo 1.

Lencana misi dari penerbangan luar angkasa Apollo 1.

Apollo 1

Apollo 1 adalah misi berawak pertama dari program Apollo di Amerika Serikat, dengan tujuan membawa manusia ke bulan dan mendaratkannya dengan selamat kembali ke bumi. AS-204 adalah nama yang digunakan untuk merujuk pada kendaraan luar angkasa Apollo 1. Pada tanggal 27 Januari 1967, sebuah tragedi kebakaran terjadi yang akan mengubah selamanya program Apollo dan misi pendaratan di bulan. Selama uji peluncuran untuk tujuan latihan, kebakaran dimulai di modul perintah dan tiga astronot: Virgil Grissom, Ed White dan Roger B. Chaffee tewas dalam kebakaran kilat. Tragedi itu terjadi di Stasiun Angkatan Udara Cape Kennedy saat mempersiapkan uji orbit bumi rendah. Terlepas dari upaya kru darat, mereka tidak dapat menyelamatkan orang-orang di dalam kendaraan luar angkasa. Nama Apollo 1 dipensiunkan untuk menghormati tiga anggota kru yang kehilangan nyawa dalam tragedi pada 24 April 1967.

Penyebab Kebakaran

Tes Terintegrasi Plugs Out berubah tragis ketika kebakaran terjadi di kabin modul perintah tempat ketiga awak berada. Tujuan dari pengujian terintegrasi adalah untuk menetapkan bahwa semua sistem dan prosedur kendaraan untuk beroperasi berfungsi dalam penerbangan sedekat mungkin. Tes latihan ini dilakukan 27 Januari 1967 pukul 12.55 GMT. Setelah kebakaran, sebuah dewan peninjau diadakan oleh NASA untuk menetapkan penyebab kebakaran. Penyelidikan komite oleh kedua majelis Kongres juga bergabung dalam penyelidikan mereka sendiri yang akan mengawasi penyelidikan NASA. Setelah dilakukan penyelidikan, api diduga berasal dari sumber api listrik yang berkobar di kabin yang berisi tiga awak tersebut.

Api lebih lanjut dipicu oleh kondisi yang berlaku di kabin yang meliputi tekanan internal yang tinggi, oksigen murni, dan bahan nilon yang sangat mudah terbakar. Selain itu, tekanan internal yang tinggi dari kabin yang memperketat palka pintu steker membuat awak darat tidak mungkin menyelamatkan para astronot meskipun mereka telah melakukan upaya terbaik. Kesiapsiagaan darurat yang buruk juga menghalangi setiap kesempatan untuk membawa kru hidup-hidup.

Investigasi dan Hasil

Investigasi yang dilakukan oleh NASA dan komite kongres mengungkapkan banyak kemungkinan penyebab kebakaran, atau kondisi yang dapat menyebabkan penyebarannya di modul perintah. Dewan peninjau tidak dapat secara definitif menunjukkan inisiator spesifik dari api meskipun kemungkinan besar adalah kesalahan listrik. Untuk menghindari bencana seperti itu di masa depan, ada pengerjaan ulang dan perancangan ulang kendaraan luar angkasa untuk memastikan keamanan yang tinggi. Misalnya, lingkungan oksigen murni untuk pengujian tanah didesain ulang dan diganti dengan campuran nitrogen dan oksigen. Bahan nilon yang sangat mudah terbakar dan barang-barang lainnya telah dihapus sama sekali. Pintunya juga didesain ulang sehingga bisa dibuka secepat mungkin dalam situasi darurat. Perubahan ini positif dan meningkatkan keselamatan kru.

Program Apollo

Peluncuran Apollo berikutnya ditangguhkan selama hampir satu tahun sebelum misi berawak dapat dilakukan. Peluncuran terjadwal seperti Saturn IB, ditunda lebih dari satu tahun sebagai akibatnya. Namun, kendaraan peluncuran AS-204 dan pengujian tak berawak lainnya berlanjut seperti yang direncanakan dengan mengambil Modul Lunar sebagai muatan alih-alih Modul Perintah.

Misi asli yang dijadwalkan untuk Grissom, Chaffee and White, dilakukan pada tahun 1967, dan diberi nama Apollo1. Misi Apollo selanjutnya dilakukan seperti peluncuran Saturn V yang dikenal sebagai Apollo 4, dan peluncuran AS-204 yang akhirnya dikenal sebagai Apollo 5.

  1. Rumah
  2. Tahukah kamu
  3. Apa Itu Apollo 1?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti