Apa Itu Ibukota Guam?

Pemandangan pantai di Guam.

Pemandangan pantai di Guam.

Hagatna adalah ibu kota Guam, yang merupakan terorganisir tapi tak berhubungan wilayah dari pemerintah Amerika Serikat. Oleh karena itu, Chamorro yang telah menghuni pulau itu selama bertahun-tahun dan orang Guaman adalah warga negara Amerika sejak lahir. Meskipun kota terbesarnya adalah Dededo yang merupakan kota terpadat dan Hagåtña adalah salah satu kota terkecil, kota ini menjadi tuan rumah lengan pemerintah dan distrik komersialnya, yang secara efektif menjadi ibu kota Guam. Pada 2010 memiliki populasi 1.051.

Nama Dan Sejarah

Nama Hagåtña berasal dari “haga” yang berarti darah dalam bahasa lokal Chamorro. Aspek spesifik dari darah sebagian besar bersifat spekulatif dalam hal ini karena akhiran “ na” dapat disebutkan dalam beberapa bentuk kata ganti seperti miliknya, miliknya, atau miliknya. Oleh karena itu, nama Hagana dapat dikatakan diterjemahkan menjadi darah “miliknya” atau “dia” yang menurut beberapa orang merujuk pada garis keturunan yang mengawali Hagåtña sebagai sebuah desa. Bertahun-tahun sebelum menjadi wilayah Amerika Serikat, pengunjung pertama Hagåtña adalah orang Spanyol yang usahanya untuk memperkenalkan agama Kristen memicu bentrokan dengan Chamorro yang berusaha untuk melestarikan adat dan kepercayaan tradisional mereka. Mereka melakukan perlawanan yang berani selama hampir dua dekade tetapi Spanyol akhirnya menang dan wilayah Guam yang lebih besar menjadi koloni Spanyol setelah pemberontakan besar pada tahun 1684.

Menjadi Wilayah AS

Untuk sementara, Hagåtña menjadi dan mengambil alih ciri-ciri ibu kota Spanyol yang menjadi tempat kedudukan pemerintah Spanyol setelah transisi dari desa ke kota pada tahun 1687. Penaklukan Spanyol berlangsung hingga tahun 1898 ketika Kapten Henry Glass seorang kapten kapal AS menaklukkan pulau itu pada dasarnya mengambil gubernur Spanyol Juan Marina dari Guam dan seluruh militernya sebagai tawanan perang. Setahun kemudian Richard Leary tiba di Guam sebagai gubernur AS yang ditunjuk untuk mengelola Guam dan pada tahun 1941 Hagåtña telah menjadi pusat administrasi angkatan laut Amerika.

Pariwisata Di Hagåtña

Kota Hagåtña memiliki sejarah yang kaya yang menyediakan beberapa situs yang dapat dikunjungi wisatawan. Latte Stone Park adalah salah satunya, dan memiliki delapan pilar batu atau latte seperti namanya yang dipindahkan dari Fena dan Me’pu sementara daerah ini ditugaskan sebagai pangkalan militer. Pasca Perang Dunia II, Jepang telah mengambil alih Hagåtña selama dua setengah tahun, gua-gua yang mereka gunakan untuk menyimpan persediaan dan tempat berteduh. Gua-gua ini dibuat oleh manusia dengan menggunakan kerja paksa dan saat ini tetap menjadi situs bersejarah. Museum Guam terletak di pusat Hagåtña sebagai mercusuar kedalaman budaya dan keragaman masyarakat Guam dan dibuka baru-baru ini pada tahun 2016 untuk memamerkan ketahanan penduduk Guam. Situs terkenal lainnya termasuk Ricardo J. Bordallo yang merupakan kompleks gubernur, Plaza de Espana yang menampung gubernur Spanyol selama pendudukan Spanyol di pulau itu serta Dulce Nombre de Maria Cathedral-Basilica situs gereja Katolik pertama.

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. Apa Itu Ibukota Guam?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti