Apa itu Peta Topografi?

Sebuah peta topografi.

Sebuah peta topografi.

Peta adalah representasi diagram dari fitur sebenarnya dari Bumi. Studi dan praktik membuat representasi permukaan bumi pada permukaan datar dikenal sebagai kartografi. Peta bersifat statis, dimensional, dinamis, atau bahkan interaktif. Mereka mewakili berbagai hal seperti fitur fisik, populasi, batas-batas politik, iklim, kegiatan ekonomi, sumber daya alam, jalan, iklim, dan topografi. Ada beberapa jenis peta yang digunakan saat ini. Salah satu peta yang sering digunakan adalah peta topografi.

Peta Topografi

Peta topografi adalah peta rinci yang mewakili fitur grafis di permukaan bumi. Peta menggunakan garis kontur untuk mewakili relief dan fitur geografis lainnya seperti pembangunan infrastruktur, badan air, bangunan, dan fitur menonjol lainnya. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat dengan ketinggian yang sama dan memungkinkan untuk menunjukkan ketinggian dan bentuk fitur fisik. Peta topografi adalah peta dua dimensi yang mewakili permukaan bumi tiga dimensi. Mereka berbeda dari peta lain karena menunjukkan posisi vertikal dan horizontal dari medan. Selain garis kontur, warna, label, dan simbol juga digunakan untuk menggambarkan bentuk dan lokasi fitur geografis.

Fitur Peta

Agar peta topografi menjadi relevan dan berguna, peta harus memiliki informasi yang cukup tentang ukurannya. Ukuran peta diperoleh dengan memilih skala peta yang tidak besar atau kecil. Detail peta ditingkatkan dengan penggunaan warna dan simbol. Skala peta topografi USGC yang paling umum digunakan adalah 1:24.000, di mana satu inci pada peta mewakili 24.000 inci di lapangan. Peta ini juga disebut peta segi empat 7,5 menit karena mencakup area empat sisi di permukaan bumi. Skala USGS lain yang umum digunakan untuk area yang luas termasuk 1:250.000, 1:100.000, dan 1:63.360. Simbol dan warna membuat peta topografi mudah diinterpretasikan dan digunakan untuk mewakili berbagai fitur buatan manusia dan alam. Beberapa simbol mungkin dirancang agar terlihat seperti fitur sebenarnya. Perairan seperti sungai dan danau selalu diwakili oleh warna biru, hutan dan area bervegetasi lainnya dengan warna hijau, jalan kecil dengan warna hitam, dan jalan raya utama ditunjukkan dengan warna merah. Garis kontur ditampilkan dalam warna coklat.

Pembuatan Peta Topografi

Proses pengolahan peta topografi itu panjang dan rumit dan bisa memakan waktu hingga lima tahun. Proses ini melibatkan tim surveyor, pemeriksa fakta, pengukir, dan pencetak di antara personel lainnya. Ini melibatkan pemotretan area yang akan dipetakan yang dilakukan dari udara dan dari sudut yang berbeda untuk memberikan gambar tiga dimensi yang dapat diubah menjadi kontur. Untuk memastikan bahwa peta akurat, berbagai titik yang dikendalikan dari area yang difoto ditetapkan. Titik kontrol dapat berupa persimpangan dua fitur utama seperti jalan. Titik-titik disurvei untuk menentukan garis bujur, garis lintang, dan ketinggian. Setelah fakta dikonfirmasi dan diperiksa, naskah peta disusun, diedit, dan dicetak sebagai peta topografi.

Penggunaan Peta Topografi

Peta topografi digunakan untuk beberapa tujuan termasuk bepergian, rekreasi, dan hiking. Mereka juga digunakan oleh pemerintah dan organisasi lain untuk membantu pembuatan batas hukum, pertambangan, perencanaan kota, dan manajemen darurat.

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. Apa itu Peta Topografi?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti