Apa Satelit Pertama yang Diluncurkan Ke Luar Angkasa?

Sputnik 1 tetap berada di luar angkasa selama tiga bulan.  Kredit editorial: Aleks49 / Shutterstock.com

Sputnik 1 tetap berada di luar angkasa selama tiga bulan. Kredit editorial: Aleks49 / Shutterstock.com

Sputnik 1 adalah satelit pertama yang dibangun dan didorong ke luar angkasa. Uni Soviet adalah negara perintis yang meluncurkan benda seperti itu ke orbit Bumi pada 4 Oktober 1957. Arsitek utamanya adalah Sergei Korolev, seorang ilmuwan roket, yang menamakannya Sputnik 1. Ukurannya pun terbilang kecil, hanya 23 buah. inci dengan diameter dan terbuat dari logam. Itu dilengkapi dengan sinyal pulsa radio yang mudah dideteksi dari bumi. Itu dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dikontrol dan diamati menggunakan gelombang radio. Sputnik 1 tetap berada di luar angkasa selama tiga bulan dan menggunakan sinyal radio untuk mengirimkan sinyal kembali ke Bumi.

Desain Satelit

Sputnik 1 berdiameter 23 inci dan terbuat dari dua belahan logam yang dihubungkan menggunakan 36 baut. Beratnya sedikit di atas 184 pon. Itu dilengkapi dengan pemancar radio yang mengirimkan gelombang elektromagnetik yang dapat dengan mudah ditafsirkan bahkan oleh programmer yang tidak berpengalaman. Ia memiliki kecepatan 18.000 mil per jam, sehingga dapat mengorbit Bumi dalam 96,2 menit. Satelit itu dilengkapi dengan baterai yang terbuat dari perak dan seng yang bertahan sekitar 21 hari, memungkinkan pengontrol radio amatir untuk memantaunya secara keseluruhan. Baterai kehabisan daya pada 4 Januari 1958, setelah satelit menempuh jarak 43 juta mil. Saat itu kembali ke angkasa Bumi setelah menempuh 1440 putaran.

Perlombaan ke Luar Angkasa

Pada tahun 1952, Dewan Ilmuwan Internasional AS sepakat untuk meningkatkan teknologi dan menciptakan satelit yang akan diluncurkan dalam lima tahun. Pada tahun 1954, AS memulai usaha patungan yang melibatkan tentara dan Angkatan Laut untuk mendirikan satelit ke luar angkasa dalam kerangka waktu yang ditentukan. Pada tahun 1955, State House di bawah Presiden Dwight Eisenhower mengumumkan bahwa rencana berada pada tahap lanjut untuk menyelesaikan tugas tersebut. Sumber daya yang besar digunakan dan kementerian-kementerian besar diperintahkan untuk melakukan tugas itu. Sementara itu, Soviet sudah menyelesaikan rencana untuk melaksanakan peluncuran tersebut.

Peluncuran Sputnik 1

Satelit itu dilepaskan ke luar angkasa pada 4 Oktober 1957, pukul 19:28:34 WIB. Meskipun ada tantangan dalam beberapa detik pertama karena kegagalan oleh G-strap untuk mendapatkan daya optimal dan tantangan dengan regulator bahan bakar, objek terangkat. Setelah meluncurkannya, Sergei Korolev dan timnya melanjutkan ke pemancar radio untuk memantaunya.

Reaksi dan Dampak

Pemerintah AS yang juga sedang bersiap untuk melakukan peluncuran pertama dikejutkan dengan kabar peluncuran Soviet. Sebelumnya, pada tahun 1955, Presiden Dwight D Eisenhower telah memprakarsai proyek semacam itu, mengalokasikan sumber daya yang sangat besar dan menugaskan berbagai departemen. Namun, peluncuran satelit pertama oleh AS dilakukan pada Januari 1958 dari Cape Canaveral di Florida. Orang Inggris sama-sama terkejut dengan kemajuan teknologi. Soviet akan kembali mengejutkan dunia pada 3 November dengan meluncurkan Sputnik 2 dengan seekor anjing bernama Laika sebagai penumpangnya. Orang Amerika, secara khusus, menjadikannya prioritas untuk menaklukkan ruang angkasa setelah peluncuran kedua ini. Pemerintah Amerika menciptakan NASA dan berinvestasi lebih banyak pada penelitian dan pengembangan ilmiah. Terjadi revolusi dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi dengan lebih menekankan pada penemuan dan rekayasa di perguruan tinggi. Penekanan lebih diberikan pada mata pelajaran matematika dan sains di AS melalui Undang-Undang Pendidikan Pertahanan Nasional tahun 1958.

  1. Rumah
  2. Tahukah kamu
  3. Apa Satelit Pertama yang Diluncurkan Ke Luar Angkasa?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti