Bagaimana Kepulauan Di Filipina Dibentuk?

Filipina terdiri dari beberapa ribu pulau dengan berbagai ukuran.

Filipina terdiri dari beberapa ribu pulau dengan berbagai ukuran.

Beberapa negara di dunia adalah negara kepulauan, terdiri dari ribuan pulau. Salah satu negara tersebut adalah Filipina yang terdiri dari lebih dari 7.000 pulau . Negara ini terletak di sepanjang Lingkar Api Pasifik , zona vulkanik aktif. Pergerakan lempeng tektonik dan letusan gunung berapi telah berkontribusi selama jutaan tahun pada pembentukan pulau-pulau di Filipina.

Kepulauan Filipina

Sebagian besar pulau-pulau yang membentuk Filipina berukuran kecil dan 11 pulau terbesar mencakup lebih dari 90% dari total luas daratan negara itu. Dua pulau terbesar, Luzon dan Mindanao, mencakup area gabungan yang setara dengan lebih dari 50% luas daratan negara itu. Luzon sendiri menempati area seluas 40.541 mil persegi sedangkan Mindanao meliputi area seluas 36.680 mil persegi. Filipina terletak sekitar 500 mil dari daratan Asia dan memiliki banyak karakteristik geografis, geologis, dan sejarah yang unik.

Tektonik Lempeng

Untuk memahami bagaimana pulau-pulau itu terbentuk, penting untuk mengetahui terlebih dahulu tentang lempeng tektonik. Lempeng tektonik adalah bagian kerak bumi yang selalu bergerak. pergerakan lempeng ini dimungkinkan oleh berputar dari magma (batuan cair) ditemukan di bawah kerak. Pelat diklasifikasikan menjadi dua kategori berdasarkan ukuran; lempeng besar dan lempeng kecil. Planet ini terdiri dari tujuh lempeng utama dan banyak lempeng kecil lainnya. Kadang-kadang satu lempeng akan bertabrakan dengan yang lain, akibatnya lempeng yang lebih berat akan bergerak di bawah lempeng yang lebih ringan yang dikenal sebagai subduksi lempeng. Proses ini memaksa magma yang mendasarinya ke kerak dari mana ia muncul dalam letusan hebat. Ketika subduksi dan letusan yang dihasilkan terjadi di bagian kerak yang terendam selama periode waktu geologis yang panjang, itu mengarah pada pembentukan busur pulau .

Dasar Nusantara

Kehadiran aktivitas gunung berapi di seluruh negeri memberikan gambaran sekilas tentang asal usul gunung berapi yang ganas dari negara yang terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik. Beberapa fitur vulkanik menonjol yang ditemukan di negara ini termasuk gunung tertinggi di negara itu, Gunung Pinatubo, yang dikenang karena letusannya yang dahsyat pada tahun 1991. Pembentukan pulau-pulau tersebut melibatkan pergerakan tiga lempeng yang menyatu di wilayah tersebut, dua di antaranya adalah lempeng utama (lempeng Indo-Australia dan Eurasia) dan satu lempeng kecil (Lempeng Laut Filipina). Lempeng Eurasia terdiri dari benua Asia dan Eropa dan meluas ke lautan dan lautan di sekitarnya sedangkan lempeng Indo-Australia terdiri dari anak benua India dan benua Australia . Lempeng Laut Filipina adalah lempeng kecil tempat pulau Taiwan , Indonesia , dan Filipina berada.

Pembentukan Nusantara

Dari ribuan pulau yang membentuk Filipina, banyak yang digolongkan sebagai busur pulau yang terbentuk akibat subduksi setelah tumbukan ketiga lempeng (Lempeng Eurasia, Lempeng Laut Filipina, dan Lempeng Indo-Australia). Pembentukan busur pulau asli diyakini telah terjadi jutaan tahun yang lalu di bagian selatan Lempeng Laut Filipina. Busur pulau asli diyakini kemudian bertabrakan dengan Sundalandia membentuk rangkaian pulau-pulau lain di Nusantara.

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. Bagaimana Kepulauan Di Filipina Dibentuk?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti