Dari Mana Biji Chia Berasal?

Tanaman chia memiliki bunga berwarna putih, biru, atau ungu.

Tanaman chia memiliki bunga berwarna putih, biru, atau ungu.

Biji chia ditampilkan sebagai bahan utama dalam beberapa resep sehat seperti protein bar, makanan yang dipanggang, dan smoothie. Bijinya tidak hanya bergizi tinggi tetapi juga menawarkan tekstur dan rasa yang enak untuk makanan. Mereka telah menjadi makanan super populer di komunitas sehat dengan daftar panjang manfaat. Biji chia unik karena dapat menyerap hingga 12 kali beratnya dalam cairan dan mengembangkan lapisan krim, yang menciptakan tekstur gel yang khas. Tetapi apakah benih-benih kecil ini dan di mana mereka ditemukan?

Sumber Biji Chia

Ada dua tanaman yang dikenal sebagai chia: Salvia hispanica dan Salvia columbarriae.

Salvia hispanica adalah tanaman berbunga dalam keluarga mint yang tumbuh setinggi sekitar 5,7 kaki dan memiliki daun dengan panjang 1,6-3,1 inci dan lebar 1,3-2 inci. Tanaman chia menghasilkan banyak bunga putih atau ungu yang bergerombol di ujung batang. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah, khususnya Meksiko dan Guatemala. Mereka juga telah ditanam di beberapa daerah di Amerika Selatan dan Utara termasuk Amerika Serikat bagian barat daya dan Meksiko bagian barat. Chia berarti “berminyak” dalam bahasa Aztec Nahuatl.

Salvia columbarriae , yang juga disebut sebagai “chia emas,” adalah tanaman tahunan yang ditemukan di Amerika Utara. Tanaman ini merupakan sumber makanan penting bagi penduduk asli Amerika dan dapat ditemukan di beberapa negara bagian AS dan Meksiko termasuk New Mexico, California, Utah, Nevada, Arizona, Baja California, dan Sonora. Tanaman tumbuh hingga sekitar 2 kaki tingginya dan memiliki kelompok bunga biru atau ungu. Habitat yang disukai untuk tanaman ini adalah pada ketinggian di bawah 8.200 kaki di kaparal yang tidak terganggu dan kering atau semak belukar pantai.

Deskripsi dan Kandungan Gizi Biji Chia

Biji chia berbentuk oval dengan diameter sekitar 0,039 inci dan berat rata-rata 1,3 miligram per biji. Bijinya datang dalam warna belang-belang putih, coklat, hitam dan abu-abu dan mengembangkan krim putih saat direndam dalam cairan. Bijinya mengandung sekitar 25% minyak yang dapat diekstraksi dan kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak tidak jenuh, dan lemak utama termasuk asam linolenat dan asam linoleat. Biji chia juga mengandung 6% air, 16% protein, dan 42% karbohidrat. Mineral makanan lain yang terkandung dalam biji adalah zat besi, kalsium, magnesium, seng, fosfor, dan mangan.

Manfaat Kesehatan Biji Chia

Biji chia enak dan mudah dicerna, terutama jika disiapkan dengan benar. Daftar panjang nutrisi mereka menjadikannya salah satu biji tersehat di dunia. Penelitian awal menunjukkan beberapa manfaat kesehatan yang dihasilkan dari mengkonsumsi biji chia, dan tidak ada bukti yang menunjukkan efek buruk dari mengkonsumsi biji chia. Beberapa manfaat yang diperoleh dari mengkonsumsi biji chia termasuk meningkatkan kesehatan pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan energi. Biji chia mengandung antioksidan, serat, dan lemak sehat yang meningkatkan fungsi jantung yang sehat. Mereka mengurangi peradangan jantung dan membantu mengurangi risiko penyakit jantung lainnya. Asam lemak omega-3 menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. Dari Mana Biji Chia Berasal?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti