Dari Mana Taekwondo Berasal?

Taekwondo menekankan berbagai teknik menendang.

Taekwondo menekankan berbagai teknik menendang.

Taekwondo adalah olahraga tarung yang ditandai dengan penekanan pada berbagai teknik menendang. Taekwondo menelusuri akarnya ke tahun 1940-an dan 1950-an ketika seniman bela diri Korea mengembangkan olahraga ini. Penggagas taekwondo berpengalaman dalam seni bela diri lain seperti Karate, Gwonbeop, dan Subak. Sejak diperkenalkan, taekwondo telah menjadi salah satu bentuk seni bela diri paling populer di seluruh dunia, dan pada tahun 2000 olahraga ini pertama kali dimainkan di Olimpiade.

Sejarah Taekwondo

Setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, beberapa seniman bela diri mulai membuka sekolah yang disebut sebagai Kwan di Seoul. Pada saat itu, istilah taekwondo belum berkembang, dan masing-masing sekolah mengajarkan bentuk seni bela diri yang berbeda.

Pada tahun 1952, Syngman Rhee, presiden Korea Selatan saat itu, menyaksikan demonstrasi seni bela diri yang dilakukan oleh militer Korea, dan ia memiliki ide untuk menggabungkan berbagai teknik seni bela diri yang diajarkan di Kwan. Para pemimpin Kwan mulai bertemu pada tahun 1955 untuk melihat kemungkinan menggabungkan gaya unik mereka. Awalnya, para pemimpin memilih nama Tae Soo Do untuk merujuk pada seni bela diri gabungan; Namun, Choi Hong Hi, salah satu jenderal tentara Korea Selatan, menentang nama itu. Dia mendesak para pemimpin lainnya untuk menamakannya taekwondo.

Asosiasi Taekwondo Korea dibentuk pada tahun 1959 untuk membantu penggabungan berbagai gaya seni bela diri di Korea. Pada tahun 1966, Choi Hong Hi meninggalkan asosiasi dan mendirikan Federasi Taekwon-Do Internasional untuk mempopulerkan olahraga tersebut. Pemerintah Korea Selatan ingin menghindari pengaruh pemerintah Korea Utara terhadap olahraga; namun, Choi Hong meminta bantuan dari banyak negara termasuk Korea Utara. Karena dia bersekutu dengan Korea Utara, pemerintah Korea Selatan berhenti mendukung Choi Hong dan Federasi Taekwon-Do Internasional. Choi Hong kemudian menerbitkan Encyclopedia of Taekwondo. Pemerintah Korea Selatan mendirikan akademi nasional taekwondo yang disebut dengan Kukkiwon. Gaya taekwondo yang diajarkan di Kukkiwon sering disebut sebagai Taekwondo gaya Olimpiade.

Pada tahun 1973, Federasi Taekwondo Dunia didirikan untuk mempromosikan olahraga ini sebagai olahraga internasional. Pada tahun 2017, nama federasi diubah menjadi Taekwondo Dunia.

Fitur Taekwondo

Karakteristik taekwondo yang paling menentukan adalah penekanan pada teknik menendang. Dalam kompetisi internasional, poin tambahan sering diberikan ketika pesaing menggunakan variasi tendangan berputar dan tendangan yang ditujukan ke kepala. Taekwondo berbeda dari seni bela diri lainnya karena para praktisi biasanya menggunakan kuda-kuda yang lebih sempit daripada seni bela diri seperti karate yang mengurangi stabilitas mereka. Pakar Taekwondo percaya bahwa peningkatan kelincahan mengimbangi penurunan stabilitas. Choi Hong percaya bahwa kecepatan lebih penting daripada ukuran dan mendesak para praktisi taekwondo untuk fokus pada peningkatan kecepatan mereka daripada ukuran mereka. Keyakinan Choi telah dipengaruhi oleh pemahamannya tentang fisika dan biomekanik Newton. Choi juga mengimbau para praktisi taekwondo untuk hanya mengencangkan otot mereka saat melakukan teknik untuk menghemat energi.

Praktisi Taekwondo Terkenal

Beberapa praktisi taekwondo telah menjadi terkenal di seluruh dunia seperti Hadi Saei dan Steven Lopez. Hadi Saei terkenal karena ia meraih dua medali emas dan satu medali perunggu di Olimpiade serta dua medali emas di Kejuaraan Dunia. Steven Lopez juga telah memenangkan beberapa medali emas khususnya di Kejuaraan Dunia di mana ia memenangkan 5 medali emas.

  1. Rumah
  2. Fakta Dunia
  3. Dari Mana Taekwondo Berasal?

Related Posts

© 2022 Tekno Sridianti