Pandemi adalah — pengertian dan perbedaan

Pandemi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana penyakit tertentu didistribusikan secara luas, menyebar ke beberapa negara. Salah satu pandemi terbesar yang melanda umat manusia adalah flu Spanyol, antara tahun 1918 dan 1920, di mana sekitar 50 juta orang meninggal.

Dunia saat ini bersiaga dengan munculnya pandemi baru, yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Kasus-kasus pertama penyakit ini, yang disebut COVID-19, muncul di Tiongkok pada akhir 2019. Pada pertengahan Maret 2020, penyakit ini sudah ada di lebih dari 100 negara.

Apa itu pandemi?

Istilah pandemi adalah mengacu pada situasi di mana terjadinya penyakit menular yang diberikan tidak hanya terjadi di lokasi tertentu, menyebar di beberapa negara dan lebih dari satu benua, dengan penularan yang berkelanjutan antar manusia. Penularan berkelanjutan ditandai dengan penularan penyakit oleh orang yang terinfeksi yang belum pernah berada di negara dengan catatan penyakit ke orang lain yang juga belum pernah berada di negara tersebut.

Pandemi biasanya disebabkan oleh penyakit virus, karena, karena kurangnya obat-obatan untuk mengobati penyakit jenis ini dan kebutuhan waktu untuk memproduksi vaksin yang dapat mengimunisasi populasi, mereka akhirnya ditularkan dengan lebih mudah.

Meskipun deklarasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kemunculan pandemi menyebabkan ketakutan tertentu pada populasi, deklarasi ini tidak terkait dengan keparahan penyakit, tetapi lebih kepada distribusi geografisnya, yang mengindikasikan bahwa seluruh populasi dunia Anda berisiko mendapatkannya.

Perbedaan endemik, epidemi, pandemi dan wabah

Endemik, epidemi, pandemi dan wabah adalah beberapa istilah yang digunakan oleh sektor kesehatan untuk mengkarakterisasi terjadinya dan distribusi beberapa penyakit. Pahami masing-masing:

  • Wabah: penyakit ini ditandai dengan munculnya sejumlah besar kasus penyakit tertentu di suatu wilayah. Di Brasil, wabah demam berdarah diamati, terutama pada bulan April, karena musim hujan.
  • Epidemi: ini terkait dengan peningkatan jumlah wabah, yang tidak terbatas hanya di wilayah tertentu. Contoh epidemi di Brasil juga terjadi dengan demam berdarah, ketika jumlah wabah meningkat sedemikian rupa sehingga kota dan negara menyatakan epidemi muncul.
  • Endemik: ini terkait dengan seringnya terjadi kasus penyakit yang ditentukan di wilayah yang lebih terbatas. Di Brasil, misalnya, demam kuning dianggap sebagai penyakit endemik di Wilayah Utara.
  • Pandemi: ini terkait dengan distribusi penyakit di seluruh dunia, dengan terjadinya kasus di beberapa negara, seperti COVID-19.

Sejarah singkat pandemi

Salah satu laporan pertama tentang tanggal pandemi dari tahun 1580, ketika penyakit yang disebabkan oleh virus influenza, yang muncul di Asia, menyebar ke Afrika, Eropa dan Amerika Utara.

Beberapa pandemi mengikuti, seperti yang disebarkan oleh virus HIV, yang menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pandemi ini diyakini telah muncul di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1920. Setelah penularan manusia-hewan di Kamerun pada akhir abad ke-19, virus tersebut tiba di ibukota Republik Demokratik Kongo, di mana ia menemukan lingkungan yang kondusif untuk penyebarannya ke seluruh dunia, seperti perubahan budaya dan perilaku dan jaringan kereta api besar yang dilalui ribuan orang setiap tahun.

Namun, pandemi terbesar adalah flu Spanyol, antara tahun 1918 dan 1919. Dipercayai bahwa sekitar 40% populasi dunia telah terinfeksi, dan sekitar 50 juta orang telah meninggal.

Di antara pandemi terbaru, kita dapat menyebutkan bahwa influenza A atau H1N1, pada tahun 2009. Kasus pertama muncul sebagai varian flu babi di Meksiko. Sebanyak 187 negara mendaftarkan kasus penyakit ini dan sekitar 300.000 orang meninggal. Saat ini, dunia menghadapi pandemi lain, yaitu COVID-19, seperti yang akan kita lihat di bawah.

Pandemi covid-19

COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, memiliki kasus pertama yang dipresentasikan di kota Wuhan, ibukota provinsi Hubei, Cina, pada akhir 2019. Penyakit ini dapat muncul sebagai infeksi ringan, dan juga bisa memicu pneumonia, gagal napas, dan bahkan kematian.

Pada tanggal 23 Januari 2020, karantina ditetapkan di kota Wuhan, namun penyakitnya tidak terbatas pada lokasi itu dan menyebar, pertama, ke Cina, lalu Asia, dan dengan demikian ke negara lain. Pada 11 Maret di tahun yang sama, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan status pandemi COVID-19. Pada tanggal itu, sudah ada lebih dari 118.000 kasus penyakit terdaftar di lebih dari 100 negara dan 4.291 kematian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *